Jumat, 11 November 2011

Compo Phillip DVD, S(VCD), CD

Kerusakan: No disk.
Perbaikan: Dari pemeriksaan, ternyata optic tidak mau bergerak maju/mundur. Saat diukur tegangan sledge motor ada. Pada compo type ini, untuk mengeluarkan meja optik kita harus bongkar total (cukup rumit dibanding type yang lain).
Setelah meja optik dilepas dan diamati, ternyata gigi kecil yang ada di as sledge motor mekar satu (bukan patah) sehingga saat putaran mencapai posisi gigi yang mekar tadi, langsung macet/berhenti. Untuk compo phillip ini gigi2 dari roda giginya sangat kecil sehingga tidak bisa diganti dengan gigi merk lain.
Cari meja optic Phillip yang sama tidak ada. Jadinya beli meja optic Phillip lengkap, hanya perlu diambil gigi kecil yang di as motor sledge-nya. Padahal harga meja optic Phillip (lengkap), Rp.130 ribu. Sementara pemilik merasa, hanya gigi kecil kok mahal sekali. Padahal cari gigi-nya saja tidak ada.
Kadang hal seperti diatas membuat kita terpaksa menekan jasa servisnya.
Mudah2an bermanfaat bagi rekan2 yang belum pernah mengalami.
Akhirnya salam saya untuk semua rekan dan semoga sukses.

Senin, 07 November 2011

tv Samsung CB5209X

Kerusakan: Tombol power sulit di-on-kan. Saat nyala, setelan volume, brightness, kontras dan warna tidak mau disimpan.
Perbaikan: Ternyata tombol power (pakai switch push-on) kontaknya kurang sempurna. Setelah diganti tetap sulit di-on-kan.
EEPROM pakai KMC93C46.
Setelah EEPROM diganti, tv langsung normal kembali. Ternyata bila EEPROM tidak normal, pada tv ini bisa menyebabkan tv sulit di-on-kan.
Mudah2an bermanfaat bagi rekan2 yg belum pernah mengalami. Salam saya untuk semua rekan.

Sabtu, 29 Oktober 2011

DVD Pioneer DV-226

Kerusakan: mati total.
Perbaikan: Pada pemeriksaan ditemukan power regulator K2796 rusak (short).
Karena tidak ada, saya ganti dengan K1995. Kemudian DVD saya on-kan dan ternyata K1995 langsung rusak lagi. Penelusuran berikutnya ditemukan D104(zener diode 12V) rusak (short). Setelah zener dan K1995 diganti, DVD sudah bisa play, tapi suara sebelah kanan (R) mati. Setelah ditelusuri, ternyata R727 = 220 ohm (jenis smd) putus/open. Saya ganti dengan 220/0,25W karena tidak punya yang jenis smd. Akhirnya DVD normal kembali. Mudah2an bermanfaat bagi rekan2 yang belum pernah mengalami. Salam saya untuk semua rekan.

TV Sharp New QVision 14S20D

Kerusakan: Led power (merah) nyala, tapi saat channel ditekan tidak mau start.
Perbaikan: Saat diukur B+=130V, tapi tiba2 dari kumparan defleksi keluar asap. Deflection yoke dilepas, ternyata selain ada yang putus sebagian lagi hangus. Cari dipasar umum tidak ada yang jual, sedangkan di service centre tidak dijual. Kebetulan ada deflection yoke bekas, milik tv Sharp 14AG1-S. Saat diukur kumparan hor = 4 ohm. Setelah dipasang, gambar terlalu lebar dan vertikal kurang membuka. Untuk vertikal, saya atur lewat factory adjustment. Tapi karena tidak ada pengaturan Horisontal size, maka untuk mengurangi gambar yang terlalu lebar, C611=330Kp/250V saya ganti dengan 680Kp/250V.
Sekedar catatan:
Q602=TT2140=Hor out
STRW5453A=IC701=Regulator
LA78040N=IC501=Vertikal
EEPROM=24WC08LI
IC Program=IXB855WJZZ
Akhirnya...salam saya buat semua rekan.

Rabu, 03 Agustus 2011

TV Toshiba type 20A1E

Kerusakan; TV normal, hanya remote tidak respon.
Perbaikan; Setelah kaki sensor remote di TV dan kaki IC program yang berhubungan dengan kaki sensor (lewat R=1K) disolder ulang, remote langsung respon. Tapi setelah agak lama, kadang mau kadang tidak mau respon lagi. Selanjutnya semua kaki IC program dan sekitarnya saya solder ulang. Sekarang tv bisa di remote.
IC program= TMP87ck38N-3560.
FBT=TFB4122CY
Tapi 4 hari kemudian pemiliknya bilang, tv tidak bisa di-remote lagi.
TV saya buka dan ukur tegangan pada kaki signal sensor, terukur sekitar 1,2V dan saat tombol remote ditekan tegangan turun sedikit kemudian kembali sekitar 1,2V. Ini berarti tidak normal. Sensor saya lepas dan ternyata dipangkal kaki sensor berkarat. Langsung sensor saya ganti. Setelah diganti, tegangan pada kaki signal dari sensor terukur sekitar 4,5V dan saat tombol remote ditekan tegangan turun sedikit kemudian kembali sekitar 4,5V. Kaki signal dari sensor ke IC program lewat R35=1K. Tegangan di IC program juga sama. Ini artinya normal. Sekarang TV normal kembali.
Cara mencari kaki sensor remote, mana yang signal/+/G sbb:
Saat kaki G dari sensor dapat kabel merah AVO meter dan kabel hitam AVO meter dihubungkan dengan kaki2 yang lain (Signal/+) jarum menyimpang sedikit. Setelah kaki G ditemukan, kita mencari yang mana kaki + dan yang mana kaki signal. Saat kaki G dihubungkan dengan kabel hitam AVO meter dan kabel merah dihubungkan dengan kedua kaki sensor yang lain, maka yang menunjukkan simpangan jarum meter lebih pendek adalah kaki signal dan yang menunjukkan simpangan jarum meter lebih panjang adalah kaki +.
Mungkin bisa bermanfaat untuk rekan2 pemula. Akhirnya salam saya untuk semua rekan2 dan semoga sukses.

Sabtu, 30 Juli 2011

TV Sharp type 51V20MS

Kerusakan: mati, bila di-on-kan led nyala merah kemudian hijau dan kembali merah (campur kuning) kedip2.
Perbaikan: dari gejala diatas, biasanya IC memory tidak beres. Setelah resolder, langsung ganti IC memory=24WCO8LI karena kebetulan ada stock IC memory yg sudah isi. Setelah diganti, bila di-on-kan led nyala merah kemudian pindah hijau trus kembali merah tapi tidak kedip2. Saat led nyala hijau, teg B+; 24V; 5V; teg G2; 180V ada tapi kemudian turun dan led kembali nyala merah. Sesaat setelah tv dicabut dari listrik, teg pada C705=220uF/400V tetap ada tegangan (tidak bisa mengosongkan muatannya). Ini berarti IC reg=STRW6753 tidak beres, walaupun teg B+ normal. Maka IC reg langsung saya ganti. Sekalian C706=22uF/35V diganti juga karena terukur hanya 0,12uF. Pada TV ini C706 sering kapasitannya berkurang banyak hingga menjadi hanya sekitar 0,..uF. Setelah diganti gejala masih tetap sama. Akhirnya ditemukan C604=10uF/250V (yang untuk teg 180V), yang bila diukur hanya 0,1uF. Awalnya saya tidak menyangka karena saat led nyala hijau, teg180V terukur normal. Setelah diganti TV nyala, hanya gambar tidak linier. Langkah selanjutnya, masuk sermode. Caranya; tekan vol- dan ch+, tahan, sambil tv di-on-kan sampai led nyala hijau trus lepaskan. Setelah merubah pengaturan Vsize dan Vlin (pakai vol+ atau vol-) sehingga gambar linier, keluar dari sermode. Caranya, tekan vol- dan ch+ bersamaan. Akhirnya tv kembali normal. Mungkin yang saya alami ini bisa bermanfaat bagi rekan2 yang belum pernah mengalami. Salam saya buat semua rekan2...